Bukankah
pertemuan ini mengisyaratkan air mata untuk membebaskan diri,
mengunci rapat sisa-sisa gemerlap kemenangan hati, kebanggaan diri
mengunci rapat sisa-sisa gemerlap kemenangan hati, kebanggaan diri
Ada
yang hilang dalam pertemuan ini, tapi aku tak bisa segara mengetahuinya
Aku
tidak mengenalinya lagi, dia berbeda sekarang, dia sudah mulai gila.
Gemercik
api cinta tak lagi menjadi jembatan pertemuan asing ini
Dia
jauh, lebih jauh dari apa yang menjadi harapan orang sengsara zaman dulu
Bahkan
ia melewati batas ujung atasnya, ia menjadi teman tak terhingga di kekayaan,
tapi tercela di moral.
Pertemuan
ini menyudutkanku jauh kebelakang, dinding pun berbisik padaku untuk segera
menjauh selagi anggurku masih merah cair menyegarkan.
Dia
menghilang, sekarang hilang dari daftar teman terbaikku. Kini ia menjadi peringkat
pertama di setiap daftar buruk di otakku
Pertemuan
ini menjanjikanku sesuatu, bahwa dunia bisa berubah tapi uang adalah kunci
sesatnya
Pertemuan
ini mengajarkanku sesuatu, bahwa kepercayaan hanya akan menjadi serpihan buah
kemiri bila kulitnya sudah dihancurkan batu.
Dan
Pertemuan ini mengingatkanku sesuatu, bahwa nyatanya aku tidak berubah
sedikitpun, yang berubah hanya kepribadian uang yang kini mulai murah hati di
saku-saku hatiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar