Sahabat, kau
sungguh bersungguh-sungguh.
Dan bila sebuah kebenaran menjadi penjauh jarak
Jujurlah akan itu, kau menyelamatkan nyawaku meski
mengalami penolakan
Lalang setinggi apapunpun tidak akan pernah
setinggi bunga mawar di atas dinding
Dan jika kata hati yang paling menjijikan adalah
memaafkanmu
Maka berkenanlah memberikanku kesempatan untuk
menulisnya, jika tak sanggup mengucapkannya
Aku meragukan sandiwara cantik yang kau lakukan selama ini berhasil mengalahkan kejujuranku
Banyak lampu berkelap-kelip menghiburku, berusaha
memutar film kebenaran di retinaku
Sahabat, kau sungguh bersungguh-sungguh.
Dan bila sebuah kebenaran ditukar dengan tetesan
darah
Ikatlah aku, tahan diriku erat dan sayat lah
khilafku dari nadi-nadi nyawaku
Bintang yang jauh pun takkan hilang cahayanya bila
ada matahari dibelakangnya, hanya saja
ia memberinya waktu untuk bersinar lebih terang.
saat matahari tak menemani lagi, ia menjadi
penjanji sejati di malam hari
Dan jika kata hati yang paling kutakuti adalah
berserah diri padamu
Maka berkenanlah membalutkanku pakaian cantik dan
perhiasan antik, jika tak ada lagi yang bisa kubanggakan
Aku menderita lama akan kesalahan diagnosa
pikiranku sendiri untuk sebuah kenyamanan
Banyak doa-doa mendekapku, berusaha membangunkan
alam sadarku
Sahabatku sayang, kau terlalu bekerja keras untuk membuatku percaya tipu
muslihatmu
Karya : Elesia M.T
Tidak ada komentar:
Posting Komentar