Selasa, 23 Februari 2016

Sahabat, kau sungguh bersungguh-sungguh.

Sahabat, kau sungguh bersungguh-sungguh.



Dan bila sebuah kebenaran menjadi penjauh jarak
Jujurlah akan itu, kau menyelamatkan nyawaku meski mengalami penolakan
Lalang setinggi apapunpun tidak akan pernah setinggi bunga  mawar di atas dinding
Dan jika kata hati yang paling menjijikan adalah memaafkanmu
Maka berkenanlah memberikanku kesempatan untuk menulisnya, jika tak sanggup mengucapkannya
Aku meragukan sandiwara cantik yang kau lakukan selama ini berhasil mengalahkan kejujuranku
Banyak lampu berkelap-kelip menghiburku, berusaha memutar film kebenaran di retinaku
Sahabat, kau sungguh bersungguh-sungguh.

Dan bila sebuah kebenaran ditukar dengan tetesan darah
Ikatlah aku, tahan diriku erat dan sayat lah khilafku dari nadi-nadi nyawaku
Bintang yang jauh pun takkan hilang cahayanya bila ada matahari dibelakangnya, hanya saja ia memberinya waktu untuk bersinar lebih terang.
saat matahari tak menemani lagi, ia menjadi penjanji sejati di malam hari
Dan jika kata hati yang paling kutakuti adalah berserah diri padamu
Maka berkenanlah membalutkanku pakaian cantik dan perhiasan antik, jika tak ada lagi yang bisa kubanggakan
Aku menderita lama akan kesalahan diagnosa pikiranku sendiri untuk sebuah kenyamanan
Banyak doa-doa mendekapku, berusaha membangunkan alam sadarku
Sahabatku sayang, kau terlalu bekerja keras untuk membuatku percaya tipu muslihatmu

Karya : Elesia M.T

Tidak ada komentar:

Posting Komentar