Selasa, 23 Februari 2016

NYALA-NYALA API

NYALA-NYALA API


Mentari menyala disini
Diiringi masuk angin dan melekat di dalam diri
Embun-embun nakal masih tampak sedikit bermimpi
Ia tidak tahu malam sudah berganti, dini hari pun sudah terlewati
sampai hujan tak lagi menemani pagi, disini masih ada yang sedang risau menanti
Alunan takdir tak bisa membangun ilusi, ia menekan batin ini sampai tersiksa setengah mati
Jauh di dalam sana, hati gelap tak berwarna. Entah apa yang dicarinya
Cintaku sayang,  risau ini semakin menekan-nekan diri, memaksa rasa hina ini hilang hanya untuk hatimu
Nyala-nyala api menyebar ke seluruh hati ,tak ada kesempatan akan pengharapan yang berarti
Di ujung risau masih ada sisa rindu yang tersisih rapi untuk dirimu
Masih ada kata cinta sendiri yang belum tuntas mengilhami diri,
yang tak sanggup berkutik, yang tak bisa menjerit pada tembok tiang kasih yang masih tegak berdiri
cintaku sayang, aku lelah untuk mu. Aku sadar selama ini  cintaku mulai hilang untuk sebuah harga diri.



Karya: Elesia Maria Tamba

Tidak ada komentar:

Posting Komentar