NYALA-NYALA API
Mentari
menyala disini
Diiringi
masuk angin dan melekat di dalam diri
Embun-embun
nakal masih tampak sedikit bermimpi
Ia
tidak tahu malam sudah berganti, dini hari pun sudah terlewati
sampai
hujan tak lagi menemani pagi, disini masih ada yang sedang risau menanti
Alunan
takdir tak bisa membangun ilusi, ia menekan batin ini sampai tersiksa setengah
mati
Jauh
di dalam sana, hati gelap tak berwarna. Entah apa yang dicarinya
Cintaku
sayang, risau ini semakin menekan-nekan
diri, memaksa rasa hina ini hilang hanya untuk hatimu
Nyala-nyala
api menyebar ke seluruh hati ,tak ada kesempatan akan pengharapan yang berarti
Di
ujung risau masih ada sisa rindu yang tersisih rapi untuk dirimu
Masih
ada kata cinta sendiri yang belum tuntas mengilhami diri,
yang
tak sanggup berkutik, yang tak bisa menjerit pada tembok tiang kasih yang masih tegak
berdiri
cintaku
sayang, aku lelah untuk mu. Aku sadar selama ini cintaku mulai hilang untuk sebuah harga diri.
Karya: Elesia Maria Tamba
Tidak ada komentar:
Posting Komentar