Senin, 23 Februari 2015

Takut, alasannya.


Hati Bintang menggelitik saat mendengar seruan Bulan yang menggema keras dan lantang di ujung penyangga pembatas angkasa. “Hayoo.. sudah lama kamu begitu. Nggak ada perkembangan ya? atau nggak bisa berkembang? Move on donk!!” Bintang hanya tertawa kecil, tapi air mata keluar dari ujung matanya. Ia merasa pertanyaan itu tidak masuk akal, tapi hatinya tetap sakit saat mendengarnya. Kabar yang sungguh tak ingin didengarnya bisa begitu saja masuk ke telinganya tanpa sepengatahuannya. Sayangnya emosi membuat dirinya tampak lebih menyedihkan.. Ia terlalu takut untuk menjawab. Bukan, dia takut tidak sanggup melakukan sesuatu yang selaras dengan jawabannya. Hanya itu alasannya,ya.. hanya “takut”
23 Februari 2015